Suasana malam di Desa Burujul Kulon, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mendadak berubah menjadi mencekam pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 23.10 WIB. Sebuah minimarket yang sedang bersiap-siap untuk tutup dengan kondisi rolling door yang hanya terbuka sebagian menjadi sasaran aksi perampokan bersenjata api.
Pasang banner promosi usaha / bisnis Anda di posisi strategis ini!
Hubungi Admin via WhatsAppBerdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang beredar dan viral, dua orang pelaku tak dikenal merangsek masuk dengan mengenakan atribut penutup identitas berupa helm, masker, dan jaket. Tanpa basa-basi, kedua pelaku yang masing-masing menenteng pistol langsung mengintimidasi para karyawan yang masih bertugas.
Kronologi dan Aksi Kekerasan Pelaku
Salah seorang karyawan minimarket, Ahmad Lutfi, menuturkan bahwa para pelaku bertindak sangat agresif. Di bawah todongan senjata api, para korban digiring dan dipaksa untuk menunjukkan lokasi brankas penyimpanan uang.
Situasi berubah semakin menegangkan ketika salah satu karyawan bernama Irawan mencoba memanfaatkan celah untuk melarikan diri guna meminta pertolongan warga sekitar. Mengetahui upaya tersebut, pelaku langsung melepaskan tembakan yang mengenai bagian punggung Irawan.
Nasib tragis juga menimpa karyawan lainnya, Gilang, yang berada di area ruang brankas. Ia turut menjadi sasaran tembak di bagian kaki hingga proyektil peluru bersarang di tubuhnya.
Kerugian dan Penanganan Polisi
Aksi brutal tersebut berlangsung sangat cepat, diperkirakan hanya memakan waktu sekitar tiga menit. Para pelaku hanya mengincar uang tunai di dalam brankas dan sama sekali tidak mengambil barang-barang dagangan. Akibat kejadian ini, pihak minimarket mengalami kerugian sekitar Rp7 juta lebih.
Kedua korban luka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Gilang bahkan harus menjalani prosedur operasi untuk mengangkat proyektil peluru yang masih tertanam di kakinya.
Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP Udiyanto, menyatakan bahwa pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan dan pendalaman intensif. Petugas telah memeriksa tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan sejumlah barang bukti, serta menganalisis rekaman CCTV untuk memburu para pelaku yang melarikan diri.
Belum ada komentar pada berita ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!